Sabtu, 28 Januari 2012

Pendapat Ahli Dunia tentang Multi Level Marketing

Selain itu saya juga baca artikel tentang pendapat para ahli dunia.
Ini pendapat mereka :
Paul Zane Pilzer, penasehat ekonomi II Amerika untuk presiden George W. Bush:
“Salah satu bentuk distribusi baru di masa yang akan datang yang akan menjadi trend dan meledak di seluruh dunia adalah multi-level marketing.”

Stephen R. Covey, penulis buku terlaris di dunia “7 Habits of Highly Effective People”:
“Multi-level marketing adalah bisnis yang dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang dan membuat setiap orang yang mengerjakannya dapat menjadi berpikir besar menuju impiannya masing-masing secara terarah.”

Robert T. Kiyosaki, seorang pengusaha yang amit-amit kayanya dan penulis banyak buku terlaris di dunia
“Rich Dad Poor Dad”, “The Cashflow Quadrant”, “Guide To Investing”, “Business School”, “Retire Young Retire Rich”, dan lain-lain:
“Jika anda ingin berpindah ke kuadran kanan (kebebasan finansial), maka tempat yang tepat untuk memasukinya adalah multi-level marketing.”

Majalah Warta Bisnis menuliskan:
“Urutan 1-7 pemasar terkaya di Indonesia adalah orang-orang multi-level marketing.”
“Profesi termahal tahun 2010 keatas adalah para pelaku distributor MLM dengan rata-rata penghasilan 100-200 juta per bulan.”

Forbes.com:
“Kurang lebih 20% orang kaya baru muncul dari dunia multi-level marketing.”

Bahkan Donald J. Trump, raja properti dunia merekomendasikan multi-level marketing:

Dari pendapat para ahli dunia di atas, saya berkesimpulan bahwa untuk merubah hidup, kita harus berada di kuadran kanan agar kita mempunyai kebebasan finansial. Berarti mau tidak mau Saya harus masuk ke bisnis multi level marketing (MLM) yang dulu sangat saya benci, maka dari itu saya putuskan untuk bisnis di internet/secara online. Mengapa? Karena MLM itu adalah jaringan, maka yang lebih tepat adalah memakai media internet (jaringan dunia maya) yang tidak bisa terhalang jarak dan waktu, kapan kita mau terserah kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar